Mawar merupakan tanaman bunga hias berupa herba denga batang berduri. Mawar yang dikenal nama bunga rose atau ratu bunga merupakan simbol atau lambang kehidupam religi dalam peradaban manusia. Mawar berasal dari dataran Cina, Timur Tengah dan Eropa Timur.
2. TEKS EKSPLANASI
Teks eksplanasi adalah teks atau paragraf yang berisi tentang "alasan" dan "metode" proses terjadinya suatu peristiwa. Peristiwa tersebut dapat berupa bencana alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan fenomena lain yang dapat terjadi.
Ciri-ciri Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi memiliki sejumlah ciri untuk bisa dibedakan dari teks lainnya. Berikut ciri-ciri teks eksplanasi:
1. Pernyataan Umum
Pernyataan umum menjadi pembuka teks eksplanasi. Pada bagian ini berisi gambaran awal atau informasi singkat mengenai apa yang disampaikan dalam keseluruhan teks. Biasanya berkaitan dengan definisi atau awal penyebab sebuah fenomena terjadi.
2. Eksplanasi
Selanjutnya ada bagian eksplanasi yang menjelaskan inti dari apa yang disampaikan. Pada bagian ini, urutan terjadinya peristiwa diuraikan secara jelas dan lebih mendetail. Bagian eksplanasi umumnya berisi urutan sebab-akibat.
3. Interpretasi
Interpretasi berisi pandangan atau simpulan dari penulis. Bagian interpretasi bersifat opsional, boleh ada atau tidak
Teks eksplanasi memiliki sejumlah ciri untuk bisa dibedakan dari teks lainnya. Berikut ciri-ciri teks eksplanasi:
- Bersifat informatif
- Informasi yang disampaikan adalah fakta atau bersifat faktual
- Informasi yang diterangkan berupa fenomena yang dapat dijelaskan secara ilmiah
- Isi teks tidak berusaha mempengaruhi pembaca
- Menjelaskan hubungan sebab-akibat dari suatu peristiwa.
- Dari segi penggunaan bahasa, teks eksplanasi memakai bahasa baku
- Memakai kalimat tidak langsung
- Tercantum sejumlah istilah yang diperlukan dalam menjelaskan fenomena.
- Struktur Teks Eksplanasi
- Mengutip buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia susunan Tim Ganesha Operation, struktur teks eksplanasi terdiri dari:
1. Pernyataan Umum
Pernyataan umum menjadi pembuka teks eksplanasi. Pada bagian ini berisi gambaran awal atau informasi singkat mengenai apa yang disampaikan dalam keseluruhan teks. Biasanya berkaitan dengan definisi atau awal penyebab sebuah fenomena terjadi.
2. Eksplanasi
Selanjutnya ada bagian eksplanasi yang menjelaskan inti dari apa yang disampaikan. Pada bagian ini, urutan terjadinya peristiwa diuraikan secara jelas dan lebih mendetail. Bagian eksplanasi umumnya berisi urutan sebab-akibat.
3. Interpretasi
Interpretasi berisi pandangan atau simpulan dari penulis. Bagian interpretasi bersifat opsional, boleh ada atau tidak
3. JADWAL PELAJARAN
Jadwal baru ini memuat beberapa jadwal dari kelas 7, 8, 9. Ada juga semua nama guru. Jadwal mulai masuk hingga pulang. Angka angka nomer guru dll.
4. TEKS CERPEN
Cerpen atau cerita pendek adalah salah satu karya sastra yang berbentuk prosa naratif yang ceritanya relatif singkat. Dikatakan singkat, karena pada dasarnya cerpen hanya memiliki satu fokus permasalahan atau konflik.
A. Ciri-ciri Cerpen
Dikutip dari modul Bahasa Indonesia oleh Sumiati, M,Pd., menuliskan ciri-ciri cerpen adalah sebagai berikut:
Dikutip dari modul Bahasa Indonesia oleh Sumiati, M,Pd., menuliskan ciri-ciri cerpen adalah sebagai berikut:
- Jumlah katanya tidak lebih dari 10.000 kata
- Bersifat fiksi (ceritanya hanya rekayasa)
- Berfokus pada satu konflik saja atau kesan tunggal Isi ceritanya kebanyakan menggambarkan kehidupan sehari-hari
- Pemilihan katanya sederhana, agar mampu memudahkan para pembaca untuk memahaminya
- Menggunakan alur cerita tunggal dan lurus.
- Membacanya relatif singkat, sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama.
- Memberikan pesan dan kesan yang sangat mendalam, sehingga mampu membuat pembaca akan ikut merasakan kesan dari cerita.
B. Unsur-unsur Cerpen
Cerpen juga memiliki unsur-unsur pembangun yang terbagi menjadi unsur intrinsik dan ekstrinsik.
Unsur-unsur pembangun cerpen, yaitu:
1. Unsur Intrinsik
- Tema: pokok cerita dalam cerpen yang akan membentuk alur. Namun, tema dalam cerpen jarang dituliskan secara tersurat oleh pengarangnya.
- Penokohan: cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan karakter tiap tokoh dalam cerita.
- Alur: pola pengembangan cerita yang menggambarkan hubungan sebab akibat sifatnya kronologis.
- Latar: meliputi tempat, waktu, dan suasana yang digunakan dalam cerita.
- Gaya bahasa: digunakan untuk menciptakan suatu nada atau suasana persuasif dan merumuskan dialog antara sesama tokoh.
- Sudut pandang: strategi penulis untuk menyampaikan cerita.
- Amanat: pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca.
2. Unsur Ekstrinsik
- Latar belakang masyarakat: meliputi ideologi, kondisi politik, kondisi sosial dan kondisi ekonomi.
- Latar belakang penulis: meliputi riwayat hidup penulis, kondisi psikologis dan aliran sastra penulis.
- Nilai yang terkandung dalam cerpen: meliputi nilai agama, nilai sosial, nilai moral, dan lain-lain.